Real-Time Systems pada Sistem Operasi

Real Time systems pada system operasi adalah Sistem yan g menghasilkan respon hasil yang nyata pada suatu periode terentu. Real time system bisa bereaksi semua kemungkinan dan memprediksi segala kemungkinan selama itu bisa diprediksi. Proses pada real-time systems beberapa proses terjadi secara bersamaan dengan meningkatkan kinerja pada prosesor. Real-time system bisa memfokuskan pada task tertentu. Real-time systems di desain berdasarkan system-on-a-chip Strategy (SOC). SOC mengizinkan CPU, Memory , memory-management dan perangkat lain yang terpasang, menjadi satu kesatuan pada satu sirkuit yang terpadu

.                         1

Kebanyakan real-time systems tidak menyediakan fitur ini pada system pada desktop kita, karena real-time system fokus pada satu tujuan, system ini juga tidak membutuhkan interface dengan user sehingga real-time system ini sudah ada pada system operasi. Sehingga user tidak perlu menghiraukannya karena sudah terkumpul pada suatu kesatuan system operasi dan sudah ada pada kernel memori.

2

Tiga strategi berbeda yang menggambarkan real-time addres translation yang ada pada design real-time systems. Dalam kasus ini, CPU menghasilkan logical address  L yang harus dipetakan ke phisycal address P. Pada kasus pertama adalah memotong logical address dan menghasilkan physical address secara langsung. Teknik ini dikenal real addressing mode, tidak menggunakan teknik virtual memory dan address P = address L. tetapi permasalahan pada real-time addressing adalah tidak adanya proteksi untuk memori antar proses. Real mode addressing mengharuskan programmer menentukan phisycal location dimana program-program mereka dimuat memori. Namun manfaat dari pendekatan ini adalah bahwa sistemnya cukup cepat, karena tidak ada waktu yang dihabiskan untuk address translation. Real-mode address ini cukup umum dalam embedded system dengan hard real-time constraint. Bahkan beberapa real-time system yang berjalan pada mikroprosesor mengandung MMU yang mengnonaktifkan MMU untuk mendapatkan performa dari referensi phisycal location. Strategi kedua untuk address translation dengan menggunakan pendekatan yang sama dengan dynamic relocation register yang seperti pada gambar. Dalam scenario ini, dynamic relocation register diatur ke lokasi memori di mana sebuah program dimuat. Phisical Address P dihasilkan dengan menambahkan isi dari relocation register R ke L. Beberapa system real-time mengkofigurasikan MMU untuk melaksanakannya. Manfaat yang jelas dari strategi ini adalah bahwa MMU dapat dengan mudah menerjemahkan logical addresses ke physical addresses dengan P = L + R. Namun, system ini masih terjadi kurangnya proteksi memori antar proses.

Event Latency adalah besarnya waktu ketika event mulai terjadi hingga ada respon dari system.

3

Interup Latency adalah satu periode waktu ketika interupsi mulai pada CPU ketika itu masih dilayani.

 4

Dispatch Latency adalah total waktu yang dibutuhkan the scheduler untuk memberhentikan satu proses dan memulai proses yang lainnya.

5

Real Time Scheduling adalah proses periodic membutuhkan CPU pada interval tertentu,

6

P adalah periode durasi, D adalah deadline ketika proses harus diservis, T adalah waktu proses. Real-time scheduling ini di bagi tiap periode untuk mengeksekusi suatu task tertentu dan panjang periode setiap task berbeda. Periode terpendek diutamakan dari pada periode terpanjang, dan sebaliknya periode yang panjang prioritasnya kecil karena mebutuhkan waktu yang lama, karena itu periode yang kecil didahulukan. Saat periode yang kecil telah habis dieksekusi, maka periode yang lama baru dieksekusi, dan jika dating yang task baru dengan periode yang kecil maka didahulukan periode baru tersebut dan seterusnya. Prioritas tergantung dengan deadline, deadline masih lama prioritasnya kecil, dan sebaliknya deadlinenya sebentar lagi, maka lebih di prioritaskan.

Pthread Scheduling menyediakan fungsi untuk memanage real-time threads. Pthread dibagi menjadi dua class untuk real-time tjreads:

  • SCHED_FIFO – Thread yang terjadwal menggunakan FCFS strategi dengan metode FIFO. Tidak ada pembagian waktu sama.
  • SCHED_RR – Sama seperti SCHED_FIFO tetapi dengan pembagian waktu yang sama.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s