Alangkah Lucunya Negeri Ini

Film yang karya Deddy Mizwar yang kocak ini sangat menghibur dengan cerita fenomena pada negeri Indonesia saat ini yang serba salah. Dengan merangkumnya pada suatu cerita yang mengelitik hingga membuat para penontonnya tertawa  dan berfikir “Iya, emang kayak gini”. Secara keseluruhan film ini bercerita tentang seorang lulusan sarjana manajemen yang hidup dikota Jakarta yang tingkat survivalitasnya tinggi. Dia masih fresh graduate dan belum mendapatkan kerja. Berpikir akan cepat kerja tetapi masih belum dapat pekerjaan. Hingga diejek oleh teman-temannya di desanya. Hal ini seperti fenomena yang terjadi saat ini tentang pengangguran dibidang sarjana yang tinggi. Tak dapat dipungkiri lagi,di Indonesia pengangguran lulusan sarjana masih tinggi.

Saat dia memasuki pasar, dia menemukan sebuah fenomena yang aneh, para pencopet yang sudah terorganisir. Dia berpikir untuk memperbaiki kehidupan para pencopet tersebut dengan cara mengaturnya dan memberinya suatu pembelajaran. Pencopet dikota besar sangat tidak bisa dihindari lagi. Karena efek survivalitas yang tinggi maka untuk bertahan hidup seseorang harus bekerja tapi lapangan pekerjaan disana tidak memenuhi, sehingga menciptakan permasalah sosial baru yang timbul. Dan sepertinya orang yang hidup disana di buat serba salah. Mau tak mau maka harus mereka tak punya pilihan lain selain berbuat kriminal. Padahal jika sorang tersebut mau berusaha lebih lagi mungkin bisa merubah nasibnya.

Untuk mencapai tujuannya, sang sarjana manajemen itu tadi menetapkan strategi manajemen dan memberikan mereka suatu pembelajaran secara informal. Karena semua para pencopet itu tidak pernah mengenyam bangku sekolah. Hal ini membuat mereka buta akan pendidikan moral. Maski demikian ini semua dia akibatkan mereka adalah segerombolah anak terlantar yang tidak punya tempat bernaung, sehingga mereka tak punya pilihan lain lagi. Mencopet untuk hidup. Padahal semestinya ada tempat penampungan untuk menampung mereka dan meberinya sebuag pembelajaran secara formal. Hal itu untuk menurunkan kriminalitas yang terjadi. Tapi realitanya masih jauh dari itu dan masih banyak anak yang berkeliaran dijalanan saat jam sekolah. Bagaimana kita bisa mewujudkan Indonesia yang lebih baik jika para penerus bangsanya yang tidak terurus?

Pandangan akan penerus bangsa yang tak terurus mencerminkan akan masa depan bangsa yang tak terurus. Kenapa setiap orang selalu buta akan sekitar dan menyalahkan mereka yang bagi mereka tak ada jalan lain lagi selain berbuat krimainal? Pandangan yang selalu menyalahkan anak terlantar dan para kriminal adalah salah harus kita ubah, meskipun sebenarnya mereka juga salah. Kita perlu bercermin dulu apakah kita sudah berkontribusi lebih untuk membantu para pemerinta dalam menanggulangi hal ini. Kita sebagai rakyat janganlah selalu menuntut pada pemerintah saja,karena pemerintah juga manusia seperti kita bukan Tuhan yang selalu Maha Adil dan Maha Bijak. Apakah kita lupa akan cermin? Bahwa kita cuma rakyat biasa yang hanya malah menyulitkan pemerintah? Kita sebagai rakyat seharusnya mensuportnya jangan malah mengjelek jelekan pemerintah. Jika pemerintah mempunyai sebuah program untuk rakyat dan rakyat tidak mensuportnya sama sekali, hal ini akan membuat progam pemerintah itu gagal. Dan rakyat menilai bahwa pemerintah tak becus untuk memerintah, padahal realitanya rakyatlah yang menyulitkan pemerintah. Janganlah menilai sebuah permasalah dari hanya satu perspektif saja, tapi nilai juga dari perspektif lainnya. Jangan pernah menyalahkan oranglain sebelum kita tahu apa salah kita yang mengakibatkan orang lain tersebut berbuat salah kepada kita.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s